April 4, 2025

Tjsmarketgrill – Olahan Khas Kuliner Dunia

Berbagai makanan yang menjadi salah satu ciri khas dari suatu negara dengan aneka rasa yang tentunya nikmat.

3 April 2025 | admin3

Martabak Manis Kue Televisi yang Tak Pernah Pudar

kuliner

Martabak manis adalah salah satu jajanan khas Indonesia yang begitu populer di berbagai kalangan. Dengan tekstur yang lembut, rasa yang manis, dan topping yang melimpah, martabak manis selalu berhasil menggoda selera. Di berbagai daerah, jajanan ini dikenal dengan berbagai sebutan, seperti terang bulan di Jawa Timur atau apam balik di Malaysia.

Namun, tahukah Anda bahwa martabak manis sering dijuluki sebagai “kue televisi”? Sebutan ini muncul karena bentuknya yang lebar dan persegi ketika dipotong, menyerupai layar televisi zaman dahulu. Selain itu, martabak manis juga sering menjadi camilan yang menemani waktu bersantai di depan televisi bersama keluarga. Popularitasnya terus bertahan dari generasi ke generasi, menjadikannya jajanan yang tak pernah pudar.


Sejarah Martabak Manis

Asal-usul martabak manis sendiri cukup menarik. Meskipun kini dikenal sebagai makanan khas Indonesia, martabak manis sebenarnya berasal dari budaya Tionghoa. Pada awalnya, hidangan ini dibawa oleh para pedagang Tionghoa ke Indonesia dan mengalami berbagai modifikasi sesuai dengan selera lokal.

Di Indonesia, martabak manis mulai populer sejak dekade 1960-an. Awalnya, jajanan ini hanya memiliki isian sederhana seperti gula dan kacang. Namun, seiring perkembangan zaman, berbagai inovasi dilakukan, sehingga muncul beragam topping modern seperti cokelat, keju, dan bahkan varian kekinian seperti matcha dan red velvet.


Keunikan Martabak Manis

Salah satu daya tarik utama martabak manis adalah fleksibilitasnya dalam hal rasa dan tekstur. Berikut beberapa hal yang membuat martabak manis begitu spesial:

  1. Tekstur Lembut dan Bersarang

    • Martabak manis memiliki tekstur yang empuk dengan banyak rongga udara di dalamnya. Proses pemanggangan yang tepat menghasilkan bagian dalam yang lembut dan berserat seperti sarang lebah.

  2. Beragam Pilihan Topping

    • Dari topping klasik seperti kacang dan cokelat meses hingga varian premium seperti Nutella, Oreo, dan lotus biscoff, martabak manis bisa disesuaikan dengan berbagai selera.

  3. Ukuran yang Besar dan Mengenyangkan

    • Tidak seperti kue lainnya, satu porsi martabak manis cukup besar dan bisa dinikmati bersama keluarga atau teman.

  4. Cocok untuk Segala Suasana

    • Baik untuk camilan malam, teman minum teh, atau hidangan spesial saat berkumpul, martabak manis selalu menjadi pilihan yang pas.


Proses Pembuatan Martabak Manis

Resep martabak manis sebenarnya cukup sederhana, asalkan mengikuti langkah-langkah yang tepat. Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat martabak manis yang empuk dan bersarang:

Bahan-Bahan

  • 250 gram tepung terigu

  • 50 gram gula pasir

  • ½ sendok teh ragi instan

  • ½ sendok teh baking powder

  • 300 ml air

  • 1 butir telur

  • ½ sendok teh garam

  • ½ sendok teh vanili

  • ½ sendok teh soda kue

Langkah Pembuatan

  1. Membuat Adonan

    • Campurkan tepung terigu, gula, ragi, dan air dalam wadah. Aduk hingga rata dan biarkan selama 1 jam agar ragi bekerja.

  2. Memanggang Adonan

    • Panaskan wajan datar dan tuangkan adonan secara merata. Gunakan api kecil agar bagian bawah tidak cepat gosong.

  3. Membentuk Sarang Lebah

    • Setelah muncul gelembung-gelembung kecil, taburkan gula di atasnya untuk membantu pembentukan sarang lebah.

  4. Menambahkan Topping

    • Setelah matang, angkat dan tambahkan topping sesuai selera, seperti cokelat, keju, atau susu kental manis.

  5. Menyajikan Martabak

    • Lipat martabak menjadi dua dan potong-potong. Sajikan selagi hangat.


Inovasi Martabak Manis Kekinian

Seiring berkembangnya tren kuliner, martabak manis mengalami berbagai inovasi menarik. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Martabak Manis Green Tea

    • Menggunakan matcha dalam adonannya, memberikan warna hijau khas dan aroma teh yang menenangkan.

  2. Martabak Manis Red Velvet

    • Berwarna merah dengan cita rasa seperti kue red velvet, sering dipadukan dengan cream cheese.

  3. Martabak Manis Taro

    • Menggunakan ubi ungu sebagai bahan dasar, memberikan rasa manis alami dan warna ungu yang menarik.

  4. Martabak Manis Mini

    • Versi kecil dari martabak manis yang cocok untuk porsi individu dan lebih praktis.


Martabak Manis dan Budaya Nongkrong di Indonesia

Martabak manis bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari budaya sosial di Indonesia. Banyak orang menikmati martabak manis saat berkumpul bersama keluarga, teman, atau bahkan sebagai hadiah untuk orang terkasih.

Di beberapa kota besar, warung martabak bahkan berkembang menjadi tempat nongkrong yang nyaman, dengan menu yang semakin kreatif. Fenomena ini menunjukkan bahwa martabak manis tidak hanya bertahan di tengah persaingan kuliner, tetapi juga terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

BACA JUGA ARTIKEL SELENGKAPNYA DISINI: 10 Kue Tradisional Asia Yang Sangat Manis Dan Menggoda Yang Bisa Jadi Oleh-Oleh

28 Maret 2025 | admin2

10 Kue Tradisional Asia Yang Sangat Manis Dan Menggoda Yang Bisa Jadi Oleh-Oleh

Kue Tradisional Asia

Asia, sebagai benua dengan beragam budaya dan tradisi, menawarkan berbagai jenis kue tradisional yang tidak hanya enak, tetapi juga menggoda selera. Setiap negara di Asia memiliki camilan manis khas yang kaya akan cita rasa, tekstur, dan bahan yang unik.

Dari yang kenyal, lembut, hingga yang renyah, kue-kue tradisional Asia ini patut untuk dicicipi dan dijadikan bagian dari pengalaman kuliner Anda. Berikut adalah 10 kue tradisional Asia yang manis dan menggoda!

1. Kue Cubir (Indonesia)

Kue cubir adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari campuran tepung ketan, kelapa parut, dan gula merah. Kue ini memiliki tekstur kenyal dengan rasa manis alami dari gula merah dan kelapa parut. Kue cubir biasanya dibungkus dengan daun pisang dan dikukus, memberikan aroma harum khas.

Camilan ini sering disajikan pada acara adat atau perayaan seperti pernikahan dan Lebaran. Keunikan kue cubir terletak pada penggunaan kelapa parut yang memberikan rasa gurih dan manis, menjadikannya camilan yang tidak hanya enak tetapi juga sarat akan tradisi.

2. Mochi (Jepang)

Mochi adalah kue kenyal khas Jepang yang terbuat dari beras ketan yang dihancurkan hingga membentuk pasta lengket. Mochi sering kali diisi dengan pasta kacang merah manis (anko) atau buah segar seperti stroberi.

Salah satu jenis mochi yang terkenal adalah daifuku, yang merupakan mochi dengan isian kacang merah. Mochi memiliki tekstur kenyal dan lembut, serta rasa manis yang sangat khas. Selain itu, mochi juga sering dijadikan sebagai bahan dalam pembuatan es krim mochi yang kini semakin populer di berbagai negara.

3. Kue Lapis (Indonesia)

Kue lapis adalah kue tradisional Indonesia yang terkenal dengan lapisan warna-warni yang menggoda. Kue ini terbuat dari tepung terigu, santan, gula, dan telur, yang kemudian dipanggang berlapis-lapis. Kue lapis memiliki tekstur yang kenyal dan lembut dengan rasa manis yang cukup ringan.

Kue ini sering dijadikan hidangan di perayaan-perayaan besar seperti pernikahan dan hari raya. Keunikan kue lapis terletak pada lapisan warna-warni yang menarik, serta cara pembuatannya yang memerlukan kesabaran untuk menghasilkan lapisan-lapisan yang sempurna.

4. Gulab Jamun (India)

Gulab Jamun adalah kue bola manis yang populer di India dan negara-negara Asia Selatan lainnya. Terbuat dari campuran susu bubuk, tepung, dan mentega, gulab jamun digoreng hingga kecokelatan dan kemudian direndam dalam sirup gula yang manis.

Kue ini memiliki tekstur lembut dan meleleh di mulut dengan rasa manis yang kaya dari sirup gula. Gulab Jamun sering disajikan pada acara perayaan besar seperti Diwali dan pernikahan. Keunikan gulab jamun terletak pada rasanya yang kaya dan kelembutannya yang luar biasa.

5. Tang Yuan (Tiongkok)

Tang Yuan adalah bola ketan yang diisi dengan pasta kacang merah atau wijen hitam, yang biasanya dimakan dengan kuah jahe manis. Kue ini sering disajikan pada festival seperti Tahun Baru Imlek dan Festival Lampion.

Tang Yuan memiliki tekstur kenyal di luar dan lembut di dalam, dengan rasa manis dari isian yang beragam. Kue ini dipercaya membawa keberuntungan dan kebahagiaan, dan sering dikonsumsi oleh keluarga yang berkumpul pada acara-acara spesial.

6. Kue Dadar Gulung (Indonesia)

Kue dadar gulung adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari tepung terigu, telur, dan kelapa parut, yang kemudian digulung dan diisi dengan gula merah cair. Kue ini memiliki rasa manis dan gurih, serta tekstur lembut dan kenyal.

Kue dadar gulung sering ditemukan di pasar-pasar tradisional dan menjadi camilan favorit di Indonesia. Keunikan dadar gulung terletak pada kombinasi rasa manis dari gula merah dan gurihnya kelapa parut yang memberi sensasi rasa yang menggoda.

7. Nian Gao (Tiongkok)

Nian Gao adalah kue beras ketan yang sering disajikan pada Tahun Baru Imlek di Tiongkok. Kue ini terbuat dari tepung beras ketan yang dimasak menjadi kue kenyal dengan rasa manis alami.

Nian Gao biasanya dipotong menjadi irisan tebal dan digoreng dengan sedikit minyak, sehingga menghasilkan tekstur luar yang sedikit renyah dan dalam yang kenyal. Kue ini dianggap membawa keberuntungan dan kemakmuran, serta simbol dari harapan untuk kesuksesan di tahun baru.

8. Kue Hati (Malaysia)

Kue hati adalah kue tradisional Malaysia yang terbuat dari adonan tepung, kelapa parut, dan gula merah. Kue ini memiliki bentuk hati yang lucu dan biasanya disajikan pada perayaan-perayaan besar.

Kue hati memiliki rasa manis yang alami dan sedikit gurih dari kelapa parut, dengan tekstur kenyal yang menyenangkan. Keunikan kue hati terletak pada bentuknya yang imut dan rasanya yang sangat enak, menjadikannya camilan yang cocok untuk berbagi dengan keluarga dan teman.

9. Kue Koci (Indonesia)

Kue koci adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari ketan yang dibungkus dengan daun pisang dan diisi dengan kelapa parut dan gula merah. Kue ini memiliki rasa manis yang alami dari kelapa parut dan gula merah, serta tekstur kenyal yang lembut.

Baca Juga : 

Kue koci sering dijadikan hidangan pada acara-acara adat atau sebagai camilan sehari-hari. Keunikan kue koci terletak pada penggunaan daun pisang sebagai pembungkus, yang memberikan aroma khas yang memikat.

10. Pineapple Cake (Taiwan)

Pineapple Cake atau Kue Nanas adalah kue tradisional Taiwan yang terkenal dengan rasa manis asam dari nanas yang dipadukan dengan kulit kue yang lembut dan sedikit renyah. Kue ini terbuat dari adonan tepung yang diisi dengan selai nanas yang manis, dan sering disajikan sebagai oleh-oleh khas Taiwan.

Pineapple Cake memiliki tekstur yang ringan dan rasa yang segar, serta sangat cocok untuk dijadikan camilan saat bersantai. Keunikan kue ini terletak pada rasa khas nanas yang memberikan sensasi manis dan sedikit asam, membuatnya berbeda dari kue-kue tradisional lainnya.

Kesimpulan

Kue tradisional Asia memiliki keunikan masing-masing yang mencerminkan budaya dan sejarah kuliner negara asalnya. Dari mochi yang kenyal dari Jepang hingga gulab jamun yang lembut dari India, setiap kue ini menawarkan rasa manis yang menggoda dan tekstur yang memikat.

Camilan manis ini tidak hanya cocok dinikmati saat bersantai, tetapi juga sering disajikan pada acara-acara penting, memberikan kenangan dan rasa yang tak terlupakan. Jika Anda ingin menjelajahi kuliner Asia lebih dalam, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kue-kue tradisional ini!

8 Maret 2025 | admin

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!